Selasa, 28 April 2015

Alat Ukur Penunjang Bidang Perikanan, Perkebunan dan Pertanian

Dewasa ini penerapan teknologi menjadi hal yang diutamakan, dikarenakan sistem konvensional kurang efisien dan belum maksimal hasilnya.

Salah satunya adalah penerapan dalam bidang Perikanan, Pertanian dan Perkebunan. Khususnya dalam hal analisa pengukuran.

Diantara alat ukur yang penting antara lain :

- Alat ukur kelembaban atau kadar air pada biji-bijian, seperti padi / gabah, jagung, kacang hijau, kedelai, lada, cengkeh, coklat, merica, kopi dan lain-lain

 - Alat ukur kadar air pada kayu dan daun teh.

- Alat ukur kelembaban tanah

- Alat ukur suhu atau temperature air, tanah dan udara

- Alat ukur PH air, tanah, atau media lainnya

- Alat ukur termohygrometer

- Alat ukur Chlorine

- Alat ukur kadar oksigen dalam air dan udara

- Alat ukur kadar garam pada air

- Alat ukur kadar gula

- Alat ukur tingkat kekeruhan dalam air

- Alat Ukur lainnya


Bagi anda yang membutuhkan peralatan tersebut bisa mengubungi saya

Alamat Lengkap : Dusun Majapahit, Rt15 Rw.07 Desa Karangturi Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga

Minggu, 26 April 2015

Budidaya Gurame Mulai Ditinggalkan


PURBALINGGA, KOMPAS.Com - Peternakan ikan gurame mulai ditinggalkan para pembudidaya di Purbalingga, Jawa Tengah, karena harganya anjlok dan rentan terhadap penyakit. Mereka kini beralih membudidayakan ikan nila dan lele yang perputaran uangnya lebih cepat serta lebih ta han terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga, Siswanto, Senin (9/5), mengatakan, banyaknya persoalan yang dialami dalam budidaya gurame menyebabkan para peternak ikan berpikir ulang. "Harga gurame sedang tidak bagus, padahal masa pembesarannya lama sehingga ongkos produksinya relatif lebih tinggi. Belum lagi penyakitnya juga banyak sehingga banyak benih yang mati," ujarnya.

Harga ikan gurame di Purbalingga yang sebelumnya Rp 28.000 per kilogram (kg), sejak akhir tahun lalu sempat anjlok sampai menjadi Rp 23.000 per kg. Beberapa hari ini harga kembali naik hingga menjadi Rp 25.000 per kg.

Siswanto mengakui, kecenderungan para petani ikan beralih membudidayakan nila dan lele. Selain harganya yang bagus, permintaan pasar untuk dua komoditas itu lebih tinggi. Apalagi kedua jenis ikan ini relatif tahan penyakit dan mudah pemeliharaannya.

Namun pemasaran nila dan lele masih di sekitar lokal Purbalingga. Berbeda dengan gurame yang selama beberapa generasi berhasil menguasai pasar di Jawa Tengah, bahkan hingga ke Jakarta dan Bandung. Dibandingkan dengan produksi daerah lain, gurame hasil budidaya peternak Purbalingga punya kelebihan tak berbau lumpur atau tanah dan dagingnya lebih gurih.

Penurunan minat pembudidaya gurame dikhawatirkan menyebabkan penurunan poduksi gurame sebagai salah satu komoditas perikanan unggulan Purbalingga. Data Dinas Peternakan dan Perikanan Purbalingga menyebutkan, produksi gurame pada 2009 mencapai 2.130 ton, sedangkan pada 2014 ditargetkan 2.600,5 ton.

Lebih prospektif
Ketua Kelompok Tani Ternak Mina Dipakerti I, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, Umar Thoyib, mengatakan, komoditas lele memang sudah lama diminati petani, terlebih lagi dengan menjamurnya warung makan pecel lele. Masyarakat juga lebih suka ikan lele, karena harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan gurame.

Saat ini, harga ikan lele berkisar Rp 15.000-Rp 16.000 per kg, sedangkan ikan nila Rp 17.000-Rp 18.000 per kg. "Ikan nila di kalangan para pembudidaya memang sedang diminati, karrena perputaran produksinya lebih cepat. Ini yang menarik bagi petani," tambahnya.

Menurut Umar, prospek bisnis ikan lele dan nila memang relatif semakin bagus. Namun dua jenis ikan tersebut sangat bergantung pada jenis pakan pelet. Pada gurame, pelet bisa diganti dengan daun keladi, sehingga dampak buruk akibat fluktuasi harga pakan masih dapat diantisipasi.

Mujahid (54), salah satu pembudidaya ikan nila, mengakui, sebelumnya ia sempat beternak gurame. Namun sejak akhir tahun lalu, ia beralih beternak nila karena dari potensi panen gurame sebanyak 20 ton pada bulan Desember lalu, sekitar 70 persennya mati terserang parasit. Ikan gurame lebih banyak terjangkit parasit jika iklim di sekitarnya dingin.  

"Mulanya, pada bagian tertentu kulit berwarna merah, terutama pada bagian dada, perut dan pangkal sirip. Warna ikan juga jadi pucat dan tubuhnya berlendir dan akhirnya mati . Kalau lele dan nila lebih tahan iklim," kata Mujahid.

Sumber : http://regional.kompas.com/

Sabtu, 25 April 2015

Rumah Peristirahatan

Rumah sudah bisa ditempati, mudah-mudahan penuh keberkahan

Kolam Ikan Belakang Rumah

Kolam ikan belum bisa dibikin permanen, masih harus tunggu sumber air-nya dulu.
Rencana mau mengambil langsung dari sumber mata air, jaraknya sekitar 350 meter, jadi harus menggunakan paralon minimal ukuran 1,5 inch

Kelompok Tani

Fungsi Kelompok Tani

Kelembagaan petani (kelompok tani)  mempunyai fungsi: sebagai wadah proses pembelajaran, wahana kerja sama, unit penyedia sarana dan prasarana produksi, unit produksi, unit pengolahan dan pemasaran, serta unit jasa penunjang.
1.       Kelas Belajar, wadah belajar mengajar bagi anggotanya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) serta tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani sehingga produktivitasnya meningkat,  pendapatannya bertambah serta kehidupan yang lebih sejahtera.
2.       Wahana Kerjasama, untuk memperkuat kerjasama diantara sesama petani dalam kelompoktani dan antar kelompoktani serta dengan pihak lain. sehingga usaha taninya akan lebih efisien serta lebih mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan,
3.       Unit Produksi, Usahatani yang dilaksanakan secara keseluruhan harus dipandang  sebagai  satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuitas.
 Kelembagaan dapat berbentuk kelompok, gabungan kelompok, asosiasi, atau korporasi.  .Kelembagaan difasilitasi dan diberdayakan oleh Pemerintah dan/atau pemerintah daerah agar tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang kuat dan mandiri sehingga mampu mencapai tujuan yang diharapkan para anggotanya.
Peraturan Menteri Pertanian, Nomor :   273/Kpts/ OT.160/4/2007, tanggal 13 April 2007, tentang Pembinaan Kelembagaan Petani. Kelompoktani adalah kumpulan petani/ peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.
Menurut Mardikanto (1993) pengertian kelompoktani adalah sekumpulan orang-orang tani atau petani yang terdiri dari petani dewasa (pria/wanita) maupum petani-taruna yang terikat secara informal dalam suatu wilayah kelompok atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta berada di lingkungan pengaruh dan dipimpin oleh seorang kontaktani, sedangkan menurut Departemen Pertanian (2007), kelompoktani adalah kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan anggota/petani dalam mengembangkan usahanya 
     Kelembagaan Petani dan Pelaku Usaha Pertanian Lainnya merupakan :
1)      Kelembagaan petani dan pelaku usaha pertanian lainnya adalah organisasi
yang anggotanya petani dan pelaku usaha pertanian lainnya dan dibentuk oleh mereka,   baik formal maupun non formal.
2)      Kelembagaan petani yang formal berupa koperasi petani dan atau bentuk organisasi badan hukum lainnya.
3)      Kelembagaan petani yang non formal dapat berbentuk kelompoktani, gabungan kelompoktani, dan asosiasi petani.
4)      Kelembagaan petani tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang kuat dan mandiri sehingga mampu mencapai tujuan yang diharapkan para anggotanya. 
          Gabungan kelompoktani terdiri dari kelompoktani-kelompoktani yang ada dalam satu wilayah administrasi desa atau berada dalam satu wilayah aliran irigasi petak pengairan tersier (Departemen Pertanian, 1980). Sedangkan Departemen Pertanian (2007) mengemukakan bahwa Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) adalah kumpulan beberapa kelompoktani yang bergabung dan bekerja sama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha.

C. Ciri Kempok Tani
Beberapa hal yang menjadi cirri kelompoktani adalah;
Saling mengenal, akrab dan  saling percaya diantara sesama anggota,
Mempunyai pandangan dan kepentingan yang sama dalam berusaha tani,
Memiliki kesamaan dalam tradisi dan atau pemukiman, hamparan usaha, jenis usaha, status ekonomi  maupun sosial, bahasa, pendidikan  dan ekologi.
Ada pembagian tugas dan tanggung jawab sesama  anggota berdasarkan kesepakatan bersama.

D. Unsur Pengikat Kelompoktani
Adanya kepentingan yang sama diantara para anggotanya,
Adanya kawasan usaha tani yang menjadi tanggung jawab bersama diantara para anggotanya,
Adanya kader tani yang berdedikasi untuk menggerakkan para petani dan kepemimpinannya diterima oleh sesama petani lainnya,
Adanya kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh sekurang kurangnya sebagian besar anggotanya,
Adanya dorongan atau motivasi dari tokoh masyarakat setempat untuk menunjang program yang telah ditentukan.

E. Gabungan Kelompoktani
Gabungan beberapa kelompoktani yang berada dalam satu wilayah administrasi pemerintahan untuk menggalang kepentingan bersama secara kooperatif (Peraturan Menteri Pertanian , nomor :   273/Kpts/ OT.160/4/2007, tanggal 13 April 2007, tentang Pembinaan Kelembagaan Petani)
Wilayah kerja GAPOKTAN sedapat mungkin di wilayah administratif desa/kecamatan, tetapi sebaiknya tidak melewati batas wilayah kabupaten/kota.
Fungsi Gapoktan
Unit Usaha Jasa produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar (kuantitas, kualitas, kontinuitas dan harga);
Unit Usaha Jasa Penyediaan saprotan (pupuk bersubsidi, benih bersertifikat, pestisida dan lainnya)  serta  menyalurkan kepada para  petani melalui kelompoknya;
Unit Usaha Jasa Penyediaan Modal Usaha   dan menyalurkan  secara  kredit/pinjaman kepada para petani yang memerlukan;
Unit Usaha Jasa Proses Pengolahan Produk para anggota (penggilingan, grading, pengepakan dan lainnya)  yang dapat meningkatkan nilai tambah,
Unit Usaha Jasa Menyelenggarakan Perdagangan, memasarkan/menjual produk petani kepada pedagang/industri hilir.
Proses Penumbuhan Gapoktan antara lain sebagaai berikut:
1.     Mengidentifikasi kelompok-kelompok tani yang mempunyai jenis usaha  hampir sama pada wilayah tertentu (sentra/kawasan pertanian).
2.      Setiap kelompok mengadakan koordinasi untuk bekerjasama antar kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya.
3.     Melaksanakan pertemuan/musyawarah antar pengurus kelompok (yang mewakili kelompok) untuk membuat kesepakatan-kesepakatan usaha dengan skala yang lebih besar dalam upaya memperkuat posisi tawar (bergaining position).
4.     Membuat aturan-aturan  yang pengikat (sebaiknya secara tertulis) terhadap kesepakatan dari musyawarah antar kelompok tersebut serta sanksi-sanksinya apabila terjadi pelanggaran kesepakataan.
5.     Menentukan pengurus dari Gapoktan tersebut untuk melaksanakan kegiatan usaha bersama sesuai dengan kebutuhan Gapoktan tersebut. Penentuan pengurus Gapoktan harus dapat mewakili kepentingan  dari semua kelompok yang bergabung.
6.     Membuat Berita Acara yang diketahui oleh Instansi Pemerintah terkait.
7.     Adanya Rencana Usaha bersama (RUB)
Dengan bergabungnya kelompok tani tersebut dalam suatu wadah kelembagaan tani dalam bentuk Gapoktan, keberadaan petani akan lebih berdaya, yaitu sebagai berikut:
1.     Jumlah anggota produksi yang dihasilkan dapat terkumpul lebih banyak, karena setiap anggota/kelompok mengumpulkannya untuk kepentingan bersama.
2.     Kontinuitas hasil akan lebih mudah diatur, karena Gapoktan dapat memusyawarahkan rencana usaha kegiatannya bersama kelompok, sehingga jadwal tanam dan tata laksana kegiatannya dapat direncanakan sesuai dengan kebutuhan anggota dan kebutuhan pasar.
3.       Petani menjadi subyek, karena Gapoktan diharapkan dapat bernegosiasi dengan pihak mitra usaha sesuai dengan kebutuhan anggotanya.
4.     Petani mempunyai posisi yang lebih kuat dalam posisi tawar, karena dapat memilih alternatif yang menguntungkan serta dapat mangakses pasar yang lebih baik.
5.     Dapat menjalin kerjasama usaha yang saling menguntungkan dengan koperasi, baik sebagai anggota maupun sebagai mitra usaha.

F. Pengelompokkan atas Sistem Agribisnis
          Pengelompok petani dapat didasarkan pada aktivitas yang terkait dengan dunia pertanian menjadi lima kelompok kelembagaan.
          Pertama;  kelembagaan pengadaan sarana input produksi. Dalam kelompok ini misalnya termasuk kelembagaan kredit atau kelembagaan permodalan usahatani, kelembagaan pupuk yang mencakup mulai dari pengadaan sampai distribusinya, kelembagaan benih yang juga begitu  kompleksnya yang salah satu bagiannya kita kenal dengan struktur JABAL (Jaringan Benih Antar Lapang), serta kelembagaan penyediaan dan distribusi pestisida. Tiap kelembagaan memiliki aspek kelembagaan tersendiri dengan menerapkan aturan-aturan kerja yang datang dari norma-norma tertentu, penentuan hak dan kewajiban antar bagian; serta struktur organisasi yang menentukan bagaimana keterkaitan antar bagian tersebut.
Kedua; kelembagaan dalam aktivitas budidaya, mencakup kelembagaan tenaga kerja, kelembagaan irigasi mulai dari bentuk yang tradisional sampai kelembagaan bentukan pemerintah (Perkumpulan Petani Penmakai Air = P3A), kelembagaan lahan (land tenure) dalam hal tata hubungan antara pemilik dan petani penggarap, serta kelembagaan panen. Dalam kelembagaan panen dapat dilihat tata hubungan kerja antara dan kesepakatan antara pemilik tanah, petani bawon , petani yang melakukan kedokan , penderep , pembeli gabah atau pedagang pengumpul gabah, rombongan buruh panen yang diupah oleh pedagang yang membeli secara borongan, pemilik alat panen (tresher), dan lain-lain 8. Dengan mempelajari kelembagaan panen kita bisa belajar bagaimana menangkap makna suatu gejala (kemampuan konatif), dan tak hanya kognitif saja (mengenali suatu gejala). Melalui kemampuan imajinasi sosiologis, kita dapat memberi makna dari gejala di tingkat mikro menjadi makro9. Contohnya adalah penelitian Clifford Geertz tentang panen untuk menerangkan struktur sosial masyarakat Jawa pada era Tanam Paksa. Menurutnya, panen yang menggunakan sistem dengan upah tetap (bawon) merupakan gejala involusi pertanian ( welfare institution dan poversty sharing), dan perubahan menjadi sistem tebasan merupakan gejala melemahnya involusi tersebut.
Ketiga; Kelembagaan terkait dengan aktivitas pengolahan hasil produksi. Dalam tahapan ini misalnya termasuk pengorganisasian sebuah penggilingan padi ( huller) , pemrosesan pisang menjadi produk keripik pisang, dan pembuatan sirop markissa mulai dari aktivitas pembelian bahan baku sampai siap dipasarkan. Seluruh orang yang terlibat di dalamnya bisa diidentifikasi, mereka diikat oleh kepentingan yang sama, dan tunduk kepada kesepakatan- kesepatakan yang diakui secara bersama. Kelompok ini juga memiliki struktur karena ada perbedaan peran dan tingkat kekuasaan, serta jaring kekuasaan tersebut.
Keempat; kelembagaan pemasaran. Hal ini merupakan kelembagaan yang cukup kompleks. Dalam pengertian Purcell, analisis kelembagaan pada tataniaga  pertanian merupakan proses penyampaian suatu barang dari produsen ke konsumen, dimana efisiensi merupakan indikator kelembagaan yang penting. "The institution are important. They are the base of the behavioral decision process and are the center of change. .... it will be the interaction of the institution along the marketing continuum frim producer to consumer that determines the degree of coordination and total system efficiency achieved.... toward increased efficiency in marketing .... the focus of the attention is extended to include the interstage actionsand interactions"  Dalam pengertian ini sudah tercakup aspek kelembagaan (perilaku, proses pengambilan keputusan, dan interaksi) dan keorganisasiannya hubungan antar bagian (interstage action and interaction) .  Hubungan sosial dalam dunia perdagangan sangatlah berbeda, dimana hubungan bersifat tersekat-sekat (dispersal) . Umumnya seorang pedagang hanya mengenal pelaku setingkat di bawahnya dan setingkat pula di atasnya. Pedagang hasil pertanian misalnya, tidak mengenal seluruh pedagang dalam seluruh titik saluran mulai dari pedagang pengumpul di desa sampai dengan pedagang pengecer di wilayah tujuan. Seorang pedagang besar sayuran di pasar induk Jakarta misalnya tidak pernah bertemu dengan konsumen langsung, karena hanya pedagang sayur kelilinglah yang langsung bertemu muka dengan pembeli akhirnya.
Kelima; kelembagaan pendukung. Dalam kelompok ini termasuk kelembagaan koperasi yang sedemikian pentingnya bahkan diurus oleh satu departemen, demikian pula dengan kelembagaan penyuluhan pertanian (lihat Box 1), serta kelembagaan penelitian mulai dari penciptaan sampai dengan delivery sistem -nya yang membutuhkan suatu organisasi khusus. Apa yang terjadi pada kelembagaan penyuluhan adalah tidak terjadinya kesesuaian antara konsep-konsep ideal yang harus dijalankan dengan struktur yang dimilikinya. Atau, tidak ada kecocokan antara aspek kelembagannya dengan aspek keorganisasiannya. Untuk menampilkan sosok seorang "guru di pesantren",  "pendeta", ataupun "penasehat"; tak sesuai dengan strukturnya yang faktanya berada di bawah pemerintah, dimana ia harus bekerja dengan "memerintah". Ini karena posisinya yang merupakan subordinasi dari organisasi pemerintah. Permasalahan ini telah berdampak kepada tidak optimalnya pelaksanaan peran penyuluhan
Sumber : http://sahabatppl.blogspot.com

Sabtu, 03 Januari 2015

PURBALINGGA

Kabupaten Purbalingga
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦦꦸꦂꦧꦭꦶꦁꦒ
Kabupaten purbalingga.png
Lambang Kabupaten Purbalingga
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦦꦸꦂꦧꦭꦶꦁꦒ
Moto: Prasetyaning Nayaka Amangun Praja
Semboyan: Purbalingga Perwira
(Pengabdian, Rapi, Wibawa, Iman, Ramah, dan Aman)
Locator kabupaten purbalingga.png
Peta lokasi Kabupaten Purbalingga
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦦꦸꦂꦧꦭꦶꦁꦒ
Koordinat:
Provinsi Jawa Tengah
Dasar hukum UU No. 13/1950
Tanggal -
Ibu kota Kota Purbalingga
Pemerintahan
 - Bupati Drs. H. Sukento Ridho Marhaendrianto, M.M.
 - Wakil Bupati
 - DAU Rp719.185.020.000.-(2013)[1]
Luas 777,64 km2
Populasi
 - Total 848.952 jiwa (SP2010)
 - Kepadatan 1.091,7 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0281
Pembagian administratif
 - Kecamatan 18
 - Kelurahan 239
 - Flora resmi Duwet
 - Fauna resmi Burung Jalak suren
 - Situs web www.purbalinggakab.go.id

Kabupaten Purbalingga (bahasa Jawa (Banyumasan): Hanacaraka ꦦꦸꦂꦧꦭꦶꦁꦒ) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purbalingga. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Pemalang di utara, Kabupaten Banjarnegara di timur dan selatan, serta Kabupaten Banyumas di barat dan selatan.

Daftar isi

Geografi

Terletak pada 101° 11" BT - 109°35" BT dan 7°10" LS - 7°29 LS" terbentang pada altitude ± 40 – 1.500 meter diatas permukaan laut dengan dua musim yaitu musim Hujan antara AprilSeptember dan musim Kemarau antara OktoberMaret. Secara umum Purbalingga termasuk dalam iklim tropis dengan rata-rata curah hujan 3,739 mm – 4,789 mm per tahun. Jumlah curah hujan tertinggi berada di Kecamatan Karangmoncol, sedangkan curah hujan terendah di Kecamatan Kejobong. Suhu udara di wilayah Kabupaten Purbalingga antara 23.20° C – 32.88° C dengan rata-rata 24.49° C.
Purbalingga berada di cekungan yang diapit beberapa rangkaian pegunungan. Di sebelah utara merupakan rangkaian pegunungan (Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng). Bagian selatan merupakan Depresi Serayu, yang dialiri dua sungai besar Kali Serayu dan anak sungainya, Kali Pekacangan. Anak sungai lainnya yaitu seperti Kali Klawing, Kali Gintung, dan anak sungai lainnya. Ibu kota Kabupaten berada di Purbalingga, sekitar 21 km sebelah timur laut Purwokerto.

Pembagian administratif

Kabupaten Purbalingga terdiri atas 18 kecamatan, yaitu Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Pengadegan, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Padamara, Kutasari, Bojongsari, Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karangjambu, Karanganyar, Kertanegara, Karangmoncol dan Rembang. Sebanyak 18 kecamatan itu dibagi lagi atas 224 desa dan 15 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kota Purbalingga.

Industri

Di Purbalingga ada banyak industri dengan bahan baku rambut manusia untuk dijadikan bulu mata palsu (eye-lash) atau juga dibuat wig atau rambut palsu serta sanggul maupun hair piece yang dipasang untuk memberikan tambahan rambut atau juga high-light secara temporer di rambut kita.[2] Keistimewaan lain adalah industri knalpot yang merupakan transformasi dari industri kuali dan panci tembaga. Knalpot Braling cukup terkenal di kalangan pemilik mobil, sebagai alternatif suku cadang murah.

Pariwisata

  • Owabong, tempat wisata air
  • Gua Lawa, Goa alam yang terletak di Kecamatan Karangreja, 25 km sebelah utara Purbalingga.
  • "Wisata Agro Kebun Strawberry" beserta panorama "Gunung Lompong" yang terletak di Pratin, Serang, Karangreja.
  • Desa Wisata Karangbanjar, merupakan pemukiman dengan suasana Pedesaan yang alami dan aneka pusat kerajinan rumah tangga. Desa Wisata Karangbanjar merupakan salah satu tujuan wisata yang sering dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun manca negara. Letaknya juga sangat strategis, karena tepat sejalur dengan obyek wisata andalan lainnya seperti Owabong, Taman , Taman Buah dan Museum Uang. Di desa Wisata Karang Banjar ini, pengunjung dapat melihat secara langsung ke home industri proses pembuatan rambut palsu, bulu mata palsu, sapu lidi, sapu ijuk, sanggul. Ada juga fasilitas ‘homestay’ di rumah penduduk dengan biaya yang sangat terjangkau. Suasana pedesaan yang sejuk, makanan khas daerah setempat, penduduk yang ramah membuat suasana yang semakin nyaman.
  • Objek wisata air Bojongsari atau terkenal dengan singkatan Owabong juga merupakan objek wisata favorit. Saat ini ada banyak arena bermain yang melengkapi Owabong ini. Di samping kolam renang juga ada kolam arus, arena Gokar, waterboom, rafting/arung jeram, terapi ikan, arena outbond dan permainan air lainnya.
  • "Purbasari Pancuran Mas", dikenal pula sebagai RiverWorld karena memiliki koleksi ikan air tawar yang lengkap seperti Arwana, Piranha dan ikan raksasa Arapaima Gigas dari Sungai Amazon yang panjangnya mencapai 3 meter. Selain itu terdapat pula koleksi Unggas, Koleksi Burung dan Tanaman Hias yang menarik juga disertai area permainan anak berupa 'Waterboom.
  • Pendakian Gunung Slamet dapat dimulai dari Pos Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja. Rute ini termasuk rute paling populer bagi para pendaki.
  • Monumen Jenderal Soedirman, yang terletak di Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang. Berupa patung Jenderal Soedirman dan tempat kediaman beliau semasa kecil diantaranya ranjang kayu tempat beliau tidur waktu bayi, perpustakaan, masjid, dan relief kisah kehidupanya.
  • Museum Uang, berisi koleksi uang-uang kuno dari Indonesia dan mancanegara.
  • Museum Reptil dan Serangga (Purbalingga Reptile and Insect Park), berisi koleksi binatang melata dan reptil dan koleksi tanaman buah naga.
  • Museum Wayang Purbalingga
  • Museum dan Perpustakaan Umum Daerah Poerbakawatja
  • Bumi perkemahan dan arena Outbound Munjul Luhur, Karangbanjar, Kalimanah, serta ada pula bumi perkemahan lain di Purbalingga yaitu bumi perkemahan Serang di desa Serang, Karangreja
  • Kolam Pemandian Walik Asri
  • Curug Karang, disebut demikian karena memiliki bebatuan hitam dan terjal dengan tiga tingkatan curug serta Curug Panyatan yang keduanya terletak di kecamatan Rembang.
  • Curug Nini, walaupun air terjunnya tidak terlalu tinggi, di bawah curug ini terdapat sumber mata air yang tidak pernah kering. Menurut ceritera rakyat setempat, di sini terdapat ikan yang tinggal kepala dan durinya saja.
  • Curug Silintang dan Silawang, curug ini terletak di desa Tlahab Lor, Karangreja.
  • Curug Ciputut, yang memiliki ketinggian 30 m, panorama alamnya sangat indah dan air curug ini juga tidak pernah kering. Di objek wisata alam ini sering di kunjungi wisatawan remaja pada saat libur. Medan menuju Curug Ciputut ini agak sulit. Justru karena tingkat kesulitan menuju lokasi wisata ini sering dijadikan sarana petualangan bagi wisatawan remaja.
  • Kabupaten Purbalingga juga memiliki objek wisata air cukup eksotik, yakni "Congot" yang merupakan pertemuan dua buah sungai, yakni Sungai Klawing dan Serayu. Objek wisata ini terletak di Desa Kedungbendo, Kecamatan Kemangkon, sekitar 15 km selatan kota Purbalingga.
  • "Usman Janatin City Park", Purbalingga. Sebelum dijadikan taman kota, dulu area ini merupakan Pasar Kota Purbalingga akan tetapi lokasi pasar telah dipindah ke bekas Stadion Wasesa (sekarang stadion berada di Kelurahan Purbalingga Kidul dengan nama "Gelora Goentoer Darjono") dengan nama "Pasar Segamas" yang merupakan salah satu pasar terbesar di Jawa Tengah. Tempat ini biasa anak muda-mudi bisa berkumpul, duduk-duduk di taman kota yang luas. Di tempat ini dilengkapi dengan LCD yang berukuran besar menayangkan serba serbi kota Purbalingga dengan perkembangannya. Di sini pula terdapat gedung Entertainment Center yang digunakan untuk acara-acara kesenian serta terdapat panggung di sisi selatannya.
  • Wisata Kayak dan Sekolah Kayak Nasional [3]

Transportasi

Sarana transportasi utama untuk menuju dari dan ke Purbalingga adalah angkutan Bus. Tersedia berbagai macam bus baik AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) maupun AKAP (Antar Kota Antar Provinsi). Bus-bus yang melewati Terminal Bus Purbalingga ini antara lain bus jurusan Purwokerto-Semarang, Purwokerto-Wonosobo, Purwokerto-Pemalang, Purwokerto-Pekalongan, bus jurusan Jakarta-Wonosobo (AKAP), serta bus jurusan Jakarta-Bobotsari (AKAP). Sedangkan untuk jenis minibus terdapat 4 jalur yaitu bus jurusan Purbalingga-Kejobong, Purbalingga-Rembang, Purwokerto-Bobotsari, Purbalingga-Pon. Untuk angkutan dalam kota sendiri terdapat angkot warna orange dengan route angkot:
Angkutan Kota tersebut hanya beroperasi dari pukul 06.00 - 18.00 WIB. Sedangkan untuk angkutan selain angkutan kota yaitu terdapat angkutan pedesaan (Angkudes) yang menghubungkan antar desa-desa di Purbalingga. Dahulu Purbalingga memiliki Stasiun Kereta Api akan tetapi, sekarang sudah tidak berfungsi, bahkan jalur rel kereta api di Purbalingga sudah berubah menjadi deretan jalur pertokoan atau bangunan lainnya. Terdapat pula sebuah Bandar Udara bernama Wirasaba yang terletak di desa Wirasaba, Bukateja dan berfungsi sebagai Sarana Transportasi Pesawat Udara untuk keperluan Militer.

Olah raga

Purbalingga memiliki Klub sepakbola Persibangga Purbalingga (Persatuan Sepakbola Purbalingga) yang pada 18 Januari tahun 2011 ini menjuarai Kompetisi divisi II PSSI 2010-2011. Untuk fasilitas Olahraga di Purbalingga terdapat Stadion Gelora Goentoer Darjono yang mana stadion ini mampu menampung sekitar 15.000 penonton.[4]

Komunitas

Purbalingga memiliki Komunitas Film Independen yang sangat diperhitungkan di kancah Nasional. Berbagai ajang perfilman nasional berhasil diraih dan dimenangi, selain itu Komunitas ini juga menggelar ajang festival film independen secara rutin yang disebut PFF (Purbalingga Film Festival). [5] [6] Untuk pertama kalinya pada 6 Desember 2010 Komunitas Film Independen Purbalingga memenangi Piala Citra dalam Festival Film Indonesia untuk kategori Film Pendek. [7] [8] [9]

Kuliner

Makanan yang paling dikenal di Purbalingga adalah mendoan, ini adalah makanan yang dibuat dari tempe kedelai. Istimewanya, pembuatan mendoan diproses mulai dari saat membuat tempenya, jadi mendoan tak bisa dibuat dari sembarang tempe. Tempe mendoan adalah tempe tipis yang dibuat melebar/meluas. Untuk membuat mendoan, tempe ini diberi tepung yang dibumbu garam, ketumbar dan daun bawang. Digoreng sebentar sehingga masih terasa lunak, bila digoreng agak lama akan menjadi tempe "muledi" yang sedikit agak liat. Lebih lama lagi sampai kering maka disebut tempe "keripik".
Purbalingga juga dikenal sebagai tempat pabrik Slamet, yang memproduksi permen Davos sejak tahun 1931 [10][11], permen ini sangat dikenal sejak zaman dulu. Oleh-oleh istimewa lainnya apalagi kalau bukan kacang mirasa. Penampilannya bolehlah gosong dan mirip kacang kulit khas pedesaan. Tapi rasanya? Banyak orang ketagihan untuk membelinya dan membawanya sebagai oleh-oleh. Berbeda dnegan kacang kulit pabrikan, kacang mirasa dibuat dengan cara merendamnya pada air sehari semalam. Keesokan harinya dilumuri garam dan dibiarkan dalam bak selama sehari semalam juga. Besoknya baru direndam air lagi selema sehari semalam. Kemudian dijemur di bawah sinar matahari, baru setelah kering disangrai dengan pasir. Jadilah kacang khas Purbalingga yang renyak dan 'kemlithik'.
Sroto (nama sebutan soto untuk wilayah Purbalingga dan Banyumas) juga terkenal. Perbedaan mendasar sroto dengan soto pada umumnya terletak pada sambalnya yaitu sambal kacang yang pedas legit, menggunakan ketupat bukan nasi, serta ditaburi suwiran daging dan remasan krupuk. Beda Sroto Sokaraja dengan Sroto Purbalingga juga bisa dilihat dari kerupuknya. Umumnya Sroto Sokaraja menggunakan krupuk warna warni, sedangkan Sroto Purbalingga menggunakan krupuk merah putih. Sroto Purbalingga yang kesohor terutama sroto kriyiknya [12]. Di sini setelah daging ayam disuwir untuk sroto maka "rongkong"nya (tulang dada) digoreng kering dan disajikan sebagai lauk sroto. Rasanya garing dan kriyik-kriyik, itu sebabnya disebut sroto kriyik. Selain sroto kriyik, ada juga sroto so yang tak kalah nikmat. Sroto So[13] ini mirip pada umumnya sroto khas Purbalingga, hanya saja ada tambahan daun melinjo atau yang biasa disebut 'so' yang menambah cita rasa unik makanan berkuah ini, lokasinya sekitar 4 KM dari pusat kota yaitu berada di desa Bojong. Sroto khas lainnya biasa disebut sesuai lokasinya, seperti Sroto Bancar dan Sroto Jatisaba.
Ada lagi makanan khas yang sering diburu orang ketika bertandang ke Purbalingga, yaitu Buntil. Buntil ini dibuat dari kukusan daun keladi, daun pepaya atau daun singkong yang diisi parutan kelapa dicampur ikan teri, diberi bumbu bawang, cabai, lengkuas, asam, garam, dsb. Cara penyajiannya, buntil disiram kuah pedas berbahan utama santan dan cabai merah, lengkap dengan cabai rawit dibiarkan utuh, tidak diiris. Sangat nikmat dimakan saat hangat dengan nasi yang baru tanak. Untuk oleh-oleh, sebaiknya beli Buntil yang tidak bersantan, karena bisa tahan sampai seminggu. Buntil hampir selalu tersedia di setiap pasar pagi di berbagai pelosok Kabupaten Purbalingga. Namun yang paling terkenal Buntil Pasar Kutasari. Untuk mendapatkan semangkuk buntil di Pasar Kutasari, orang rela mengantri sejak pagi.
Sate Blater juga bisa menjadi menu pilihan lain yang khas dari Purbalingga. Disebut Sate Blater karena asal muasal sate ini dari Desa Blater, Kecamatan Kalimanah. Meski sama-sama sate ayam, Sate Blater sedikit berbeda dengan sate madura atau sate ayam lainnya. Perbedaannya terletak pada cara memasaknya. Jika pada umumnya sate dibakar saat daging masih mentah, kalau sate blater sebelum dibakar harus direndam dalam bumbu rahasia racikan khas orang-orang Desa Blater, dan saat dibakarpun masih berkali-kali dilumuri bumbu yang sama. Sehingga cita rasanya memang sangat terasa hingga gigitan terakhir. Proses memasak yang berbeda, membuat sate ini juga kuat disimpan hingga tiga hari. bahkan jika disimpan di lemari pendingin bisa lebih lama lagi.
Selain makanan, Purbalingga juga dikenal dengan es duriannya yang selalu membuat kangen. Meskipun saat ini banyak yang meniru, tidak ada yang menandingi rasa khas es durian Tugu Bancar racikan Pak Kasdi. Di dalam semangkuk es durian, daging buah durian disiram gula merah cair dan santan kelapa segar, ditambah serutan es batu hingga menggunung. Tak berhenti sampai disitu, gunungan es durian itu masih disiram susu kental manis dan sesendok cokelat panas.
Ada juga kue Nopia,[14] asalnya juga dari Purbalingga, sekitar tahun 50-an keluarga Ting Lie Liang memulai usaha bikin penganan nopia yang juga disebut telor gajah. Bantuknya putih dari tepung terigu berisi gula Jawa. Ada juga nopia mini yang biasa disebut mino. Baik nopia maupun mino tersedia dalam berbagai rasa, seperti rasa durian, rasa nana, rasa stroberi dan yang rasanya paling unik rasa bawang merah.

Pendidikan

  • Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Jenderal Soedirman
  • Akademi Kebidanan Perwira Husada Purbalingga
  • Sekolah Tinggi Teknologi YPT Purbalingga (STT YPT)
  • SMAN 1 Purbalingga
  • SMAN 2 Purbalingga
  • SMAN 1 Bobotsari
  • SMA N 1 Bukateja
  • SMAN 1 Rembang
  • SMAN 1 Kemangkon
  • SMAN 1 Kejobong
  • SMAN 1 Padamara
  • SMAN 1 Karangreja
  • SMAN 1 Kutasari
  • SMALB Negeri Purbalingga
  • SMA Santo Agustinus Purbalingga
  • SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga
  • SMA Muhammadiyah 04 Purbalingga
  • SMA Muhammadiyah Bobotsari
  • SMA Karya Bhakti 1 Purbalingga
  • SMA Karya Bhakti 2 Bobotsari
  • SMA Ma`arif Karangranyar
  • SMA Ma'arif Karangmoncol
  • SMKN 1 Purbalingga
  • SMKN 2 Purbalingga
  • SMKN 3 Purbalingga
  • SMKN 1 Kaligondang
  • SMKN 1 Bojongsari
  • SMKN 1 Bukateja
  • SMKN 1 Karanganyar
  • SMKN 1 Karangjambu
  • SMKN 1 Kejobong
  • SMKN 1 Kemangkon
  • SMKN 1 Rembang
  • SMKN 1 Kutasari
  • SMK YPT 1 Purbalingga
  • SMK YPT 2 Purbalingga
  • SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga
  • SMK Muhammadiyah Bobotsari
  • SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga
  • SMK Soedirman Purbalingga
  • SMK Cendekia Perkasa Purbalingga
  • SMK Penerbangan Perwiratama Purbalingga
  • SMK Ma'arif NU Wonosari Purbalingga
  • SMK Ma'arif NU Bobotsari
  • SMK Ma'arif NU Kemangkon
  • SMK Ma'arif NU Karangreja
  • SMK Ma'arif Bukateja
  • SMK Islam Salafiyah Kertanegara
  • SMK Manba’ul Ihsan Al Baedlowi Kertanegara
  • SMK YPLP Perwira Purbalingga
  • SMK Widya Manggala Purbalingga
  • SMK Immanuel Permata Purbalingga
  • MAN Purbalingga
  • MAS Ma'arif Minhajutholabah
  • MA YINUBA Purbalingga
  • MA Al Mujahadah
  • MAS Al Huda
  • MAS Mamba'ul Ulum[15]
Pendidikan formal TK atau RA SD atau MI SMP atau MTs SMA atau MA SMK Perguruan tinggi Lainnya
Negeri 7 517 94 13 10 0 0
Swasta 467 215 48 18 22 2 0
Total 474 732 142 31 32 2 0

Tokoh terkenal


  • Jenderal Soedirman, jenderal besar pertama di Indonesia. Legenda dalam dunia militer Indonesia, pakar perang gerilya dan terkenal gigih dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
  • Usman Janatin bin H. Ali Hasan, (lahir di Dukuh Tawangsari, Jatibasa, Kecamatan Purbalingga, Purbalingga, Jawa Tengah, 18 Maret 1943 – meninggal di Singapura, 17 Oktober 1968 pada umur 25 tahun) adalah salah satu dari dua anggota KKO (Korps Komando Operasi; kini disebut Marinir) Indonesia yang ditangkap di Singapura pada saat terjadinya Konfrontasi dengan Malaysia. Bersama dengan seorang anggota KKO lainnya bernama Harun, ia dihukum gantung oleh pemerintah Singapura pada Oktober 1968 dengan tuduhan meletakkan bom di wilayah pusat kota Singapura yang padat pada 10 Maret 1965 (lihat Pengeboman MacDonald House). Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
  • Syekh Nahrawi Al Banyumasyi, Beliau adalah seorang ulama yang sangat masyhur di tanah Arab. Beliau banyak mempunyai murid dan bahkan menjadi hakim agung di Arab Saudi (lihat; Islam transformasi; Azyumardi Azra; Gramedia; 1997). Syeh Nahrowi ini wafat pada tahun 1926 di Makkah.
  • KH Abu 'Amar, beliau adalah kakak dari Syeh Nahrowi al Banyumasi. KH Abu 'Amar ini adalah seorang intelektual muslim yang sangat disegani tidak saja pada regional Banyumas akan tetapi juga nasional. Kancah beliau di tingkat nasional bisa ditelusur ketika beliau berteman akrab dengan seorang hakim belanda yang sangat terkenal yaitu Prof. Terrhar. Diskusi yang intens KH 'Abu 'Amar ini dengan Terhar ini kemudian memunculkan perlunya sebuah peradilan bagi kaum inderland tersendiri yang terpisah dengan landrat yang ada ketika itu. Peradilan ini hanya diberlakukan buat kaum inderlands yang berhubungan dengan hukum-hukum perdata (Begerlijc Wetbook). Sektor yang diurus oleh peradilan ini meliputi pernikahan, perceraian, hukum waris. Peradilan ini kemudian dikenal dengan Pengadilan Agama, yang peradilan agama ini telah berkembang sekarang sampai keseluruh persada nusantara. Dalam sejarah peradilan di Indonesia, pengadilan agama ini sekarang telah menjadi salah satu dari empat peradilan di Indonesia. Dan sekarang pengadilan Agama telah sama kedudukannya dengan pengadilan umum serta dibawah satu atap Mahkamah Agung. Bahkan kewenangan Pengadilan Agama kini telah meluas tidak saja hal-hal yang berkenaan denngan hukum Perdata tapi juga menerima sengketa pidana yang bersifat syariah.
  • KH Mohammad Ngisom, beliau adalah putra dari KH Abu 'Amar. Beliau merupakan ulama yang sangat disegani di Nusantara. Beliau pada masa mudanya berdakwah tidak saja di Indonesia tapi juga di Singapura, timur tengah bahkan sampai Rusia. Penuturan secara lisan yang writer himpun menyatakan bahwa ketika beliau di singapura melakukan dakwah sampai hampir puluhan tahun. Sampai kemudian beliau mempunyai istri orang singapura. Tidak hanya itu sekembalinya beliau berdakwah melanglang buana, kemudian beliau juga aktif di partai politik masyumi. Karier politik beliau cukup cemerlang dengan menjadi ketua DPRD Kab. Purbalingga pertama kalinya.
  • KH R Abdul Mu'in, cucu dari KH Abu 'Amar. Kemudian ada pula Drs. H Abbas Mu'in MA.
  • Abdullah Sya'roni, SH., adalah mantan duta besar RI yang berkuasa penuh atas negara syiria, lebanon dan palestina. beliau juga adalah putra asli Kauman Purbalingga, yang juga masih berkait erat keturunan KH Abu'Amar.
  • KH Ahsin Ma'ruf, beliau ini asalnya dari desa Kertanegara Purbalingga. Masa mudanya beliau habiskan beraktivitas di organisasi keagamaan. Hingga kemudian beliau mewakili Purbalingga untuk duduk di DPRD Provinsi jawa Tengah periode 1971-1977.
  • H. Supriyadi, beliau berasal dari desa Kalijaran kecamatan Karanganyar. masa mudanya memang telah bergelut dengan dunia politik. Baginya politik itu adalah sesuatu yang sangat mengasikkan. Belaiu adalah putra dari KH Hisyam Abdul Kariem, seorang panutan yang sangat disegani di Purbalingga. KH Hisyam ini merupakan ulama yang sangat pilihan terutama dibidang falaq atau astronomi dan beliau ini juga banyak sekali menciptakan dan telah diterbitkan syair-syair karangan beliau yang berupa puji-pujian. Terakhir beliau menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 1984-1989 utusan daerah.
  • Dedy Pitak , Penyanyi lagu-lagu bernuansa Ngapak Banyumasan, yang melejit lewat lagu Purbalingga Mbangun, Kadhang Pandemen & Owabong ( Obyek Wisata Bojong Sari ).
  • Indrodjojo Kusumonegoro, Personil grup lawak Warkop yang terkenal lewar Radio Prambors Jakarta di era 70 an

Referensi

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15.
  2. ^ Industri rambut palsu
  3. ^ Wisatawan Eropa Juluki Purbalingga Kota Kayak
  4. ^ Pemerintah Kabupaten Purbalingga. "Sarana pendukung di Kabupaten Purbalingga". Diakses 5 Juli 2013.
  5. ^ Kompas Online, PFF 2009
  6. ^ Komunitas Film Indonesia, PFF 2010
  7. ^ Tempo Interaktif, Anak Desa Sabet Piala Citra
  8. ^ Tempo Interaktif, Dari Desa Meraih Citra
  9. ^ Hai Online, FFI 2010: Dari Ekskul ke Festival
  10. ^ Tempo interaktif, Permen Davos
  11. ^ Pemerintah Kabupaten Purbalingga. "Sejarah permen davos". Purbalingga. Diakses 5 Juli 2013. Sejarah permen davos]
  12. ^ Detik food, Soto kriyik Purbalingga
  13. ^ Vivanews, video Soto So Purbalingga
  14. ^ Griya wisata, Nopia oleh-oleh khas Purbalingga
  15. ^ Dapodik

BUDIDAYA IKAN GURAMI KOLAM TERPAL

Beraneka macam ikan air laut banyak diminati oleh masyarakat karena rata-rata memang memiliki rasa yang lebih gurih daripada ikan air tawar. Namun, banyak juga ikan air tawar yang memiliki potensi pasar yang sangat besar di sektor penjualan ikan konsumsi serta menjadi usaha yang menjanjikan di Indonesia. Salah satu contoh paling umum adalah ikan lele yang bisa diternakkan oleh siapa saja baik lewat media kolam tanah maupun kolam terpal.



Bahkan di suatu daerah trend menternakkan ikan lele konsumsi di pekarangan rumah sempat menjamur di berbagai perkampuang yang ada di daerah-daerah. Masyarakat memang lebih suka menternakkan jenis ikan yang mudah dalam perwatan dan masa panen yang relatif singkat. Ada berbagai jenis ikan yang bisa diternakkan meski itu di pekarangan rumah.
Selain lele, belut, ikan nila dan gurame adalah jenis ikan yang sering diternakkan masyarakat di pekaranga lewat media terpal. Namun potensi yang lebih menguntungkan dari usaha ternak ikan bisa didapat dari menternakkan ikan gurame. Mengapa harus ikan gurame? Karena ikan gurame lebih banyak memiliki kelebihan dibanding jenis-jenis ikan konsumsi lain sekelasnya.
Banyak kelebihan yang bisa kita dapat dari menternakkan ikan gurame seperti, harga lebih mahal, perawatan relatif mudah, masa panen hampir sama dengan ikan-ikan ternak lainnya, rasa lebih gurih. Itulah beberapa kelebihan yang membuat banyak peternak ikan lebih memiliih ikan jenis ini untuk dibudidayakan menjadi usaha yang menjanjikan.

Kolam terpal lebih mudah

Untuk menternakkan ikan gurame dalam media kolam pembesaran, kita bisa menggunakan media kolam praktis yakni kolam terpal. Kolam terpal tentunya lebih efektif dibanding harus menggali lubang untuk kolam tanah. Kolam terpal juga bisa dibongkar sewaktu-watu bila sudah tidak digunakan. Dalam proses penggantian air, kolam terpal juga bisa dibilang praktis.
Menternakkan ikan gurame dalam terpal tentu bukan hal yang baru. Dengan memiliki modal yang cukup, kita bisa membuat kolam terpal sesuai dengan modal yang kita miliki. Selain itu lebar lahan atau pekarangan yang ada juga menjadi patokan untuk menentukan lebar kolam serta banyaknya benih ikan yang akan kita ternakkan dalam kolam pembesaran.

Usaha yang menjanjikan ini mudah dalam perawatan

Ikan gurame pada dasarnya bisa kita perlakukan sama seperti menternakkan ikan lainnya seperti ikan nila, mujaher maupun ikan lainnya. Yang terpenting kondisi air selalu dalam keadaan layak dan bersih, serta terdapat air yang menagalir agar kondisi air bisa terus stabil. Untuk masalah pakan pun sangat mudah didapatkan di toko-toko pakan ternak. Pemberian pakan biasanya dilakukan di pagi dan sore hari. Bila belum cukup paham dalam hal perlakuan atau perawatan ikan gurame, kita pun bisa belajar lewat buku-buku ternak dan juga dari internet.

Harga relatif tinggi

Jika kita sedang berada di rumah makan khusus ikan bakar, mungkin gurame bakar merupakan menu yang bisa dibilang cukup mahal dibanding ikan-ikan jenis lainnya. inilah alasan yang membuat beberapa peternak ikan membidik peluang usaha yang menjanjikan dari menternakkkan ikan gurame.
(sumber: modalkecilbisnis)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------
 Sipendik.com – Sekarang ini ikan sudah menjadi santapan masyarakat sehari-hari. Permintaan pasar akan kebutuhan ikan semakin tinggi tiap tahunnya. Tidak terkecuali dengan ikan gurame, pada kesempatan kali ini sipendik akan mengulas tentang Cara Mudah Budidaya Ikan Gurame di Kolam Terpal.
Ikan gurame sangat digemari oleh pecinta kuliner, dagingnya yang padat serta duri-durinya yang besar sunggung memanjakan lidah para pecinta kuliner, apalagi rasanya yang enak dan gurih. Budidaya ikan gurame menjadi salah satu pilihan bisnis karena nilai jualnya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ikan lainnya.Usaha budidaya ikan gurame bisa di kerjakan sesuai sama keadaan modal. Dari modal kecil hingga yang modal besarpun dapat untuk meningkatkan usaha budidaya ikan gurame ini. Maka dari itu usaha budidaya ikan gurame ini terbuka untuk siapapun.

Budidaya Ikan Gurame Dengan Kolam Terpal

Untuk anda yang tidak mempunyai tempat yang cukup, Anda dapat membudidayakan ikan gurame dengan memakai kolam dari terpal. Ikan gurame pada intinya memerlukan air yang cukup. Pembuatan kolam dari terpal bisa menjadi alternatif bagi anda, jika kondisi lahan sempit.
Dalam pembuatan kolam sebaiknya juga memperhitungkan jumlah ikan yang akan dibudidayakan, jangan sampai jumlah ikan tidak sesuai dengan kapasitas kolam karena dapat membuat ikan menjadi stres. Untuk ukuran kolam 1 x 1 meter dengan kedalaman 90 cm kurang lebih dapat berisi 10 ekor gurame dengan berat 2. 5 ons.
Bila ikan gurame telah semaikn besar maka jumlahnya mesti di kurangi. Jika tidak maka dibutuh penambahkan filter air yang ideal, langkahnya yaitu dengan mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke satu system penyaringan, sesudah melewati penyaringan air masuk kembali ke kolam.

Pembuatan Kolam Terpal Ikan Gurame

Pembuatan kolam terpal untuk ikan gurame bisa di buat dengan dua jenis type :
1. Menggali tanah dengan kedalaman spesifik umumnya seputar 90 cm, lalu Terpal dipasang pada tanah galian itu.
2. Menempatkan terpal pada permukaan tanah (tak menggali tanah), dengan pertolongan rangka dari besi atau mungkin kayu, terpal dirangkai mirip bak.
Type pertama beban terpal tidak terlampau berat pada saat di beri air, sedangkan untuk type kedua mempermudah kita melakukan pergantian serta pembersihan kolam. Dengan selang kita dapat menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan gampang. Pada budidaya ikan gurame sebaiknya kolam terpal yang sudah menumpuk kotoran ikan guramenya untuk segera dibersihkan atau dikeluarkan, supaya kesehatan serta kebersihan air terus terbangun.
Sesudah kolam terpal selesai di buat tahap selanjutnya yaitu isi kolam dengan ikan gurame, walau demikian sebelum  ikan gurame dimasukkan harus di pastikan terlebih dulu kolam dalam keadaan bersih dari penyakit serta beberapa zat berbahaya. Terpal memiliki kandungan unsur kimia dalam pewarnaannya, maka sebelum saat dipasang butuh dicuci serta dibikin bersih. Untuk membunuh patogen kolam yang sudah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Yakinlah bahwa ikan gurame yang bakal dibudidayakan tak memiliki kandungan bibit penyakit. Bila ada ikan gurame yang terserang penyakit butuh dikarantina terlebih dulu sebelum dimasukkan ke kolam.

Pemeliharaan Ikan Gurame

Ikan gurame di beri makan 2 kali dalam satu hari dianjurkan pada pagi maupun sore hari dengan pellet yang memiliki kandungan protein 25% s/d 30 Persen. Sebaiknya dalam memberikan pellet ikan nila dilakukan agak sering namun dengan jumlah pellet yang sedikit-sedikit, daripada diberikan makan sekali – dua kali namun jumlah pelletnya besar. Anda juga dapat menambahkan daun-daunan maupun sayuran sebagai makanan sampingan ikan gurame. Daun-daunan serta sayuran amat berguna untuk kesehatan serta perkembangan ikan guramih.
Pada budidaya ikan gurame dengan terpal ini, usahakan untuk menjauhi pemberian makanan yang terlalu berlebihan, bila ada makanan yang tersisa segera Anda buang. Perlu dicatat , makanan sisa serta kotoran ikan yang ada di kolam memiliki kandungan zat amoniak yang berbahaya bagi perkembangan ikan gurame karena memiliki sifat toksin atau racun. Oleh karena itu jaga kualitas air dalam kolam, karena akan mempengaruhi perkembangan ikan gurame. Berikan makanan ikan gurame secara teratur dan tidak berlebihan.
Sebenarnya ikan gurame memiliki ketahanan yang cukup terhadap kondisi air yang kurang baik, namun Anda perlu mengatur tingkat kebersihan air dengan melakukan penyaringan secara berkala. Disarankan untuk menyedot air dengan selang atau pompa, kemudian ganti air baru. Semakin bagus lagi bila kolam di beri aerator atau mungkin filter untuk menaikkan kandungan oksigen serta bersihkan kotoran dengan cara automatis.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Budidaya Ikan merupakan peluang usaha yang tidak pernah mati, kebutuhan ikan
dimasyarakat terus meningkat dan semakin meluas, sementara pasokan belum mencukupi. Salah Budi Daya Ikan yang menjanjikan keuntungan adalah Ikan Gurame, atau sebutan lain Ikan Guramih. Ikan Gurame merupakan ikan yang banyak digemari oleh masyarakat kita. Aneka masakan berbahan dasar ikan gurame dengan mudah bisa didapatkan di restoran, warung makan bahkan kaki lima. Di pasar tradisional dan pasar modern juga banyak tersedia ikan gurame mentah siap masak dalam segala macam ukuran. Rasa ikan guramih yang terkenal paling enak diantara ikan tawar telah menjadikan ikan ini sebagai komoditas yang menjanjikan peluang bisnis.

Peluang Bisnis Ikan Gurame

Gurame menjadi peluang Bisnis bagi peternak , pedagang gurame,  pemilik restoran penyedia masakan gurame dan peluang usaha bagi penyedia bibit gurame. Harga ikan gurame siap konsumsi juga relatif lebih tinggi dibandingkan dengan ikan jenis lain sekitar 20-30 ribu per kilogram.  Sehingga Budidaya Ikan Gurame banyak dipilih oleh masyarakat.
Peluang usaha budi daya ikan gurame dapat dilakukan pada skala usaha mikro, usaha kecil dan menengah maupun skala besar. Karena modal usaha yang dibutuhkan juga bisa dari kecil hingga besar. Usaha budi daya ikan gurame ini pada dasarnya bisa dilakukan dalam skala rumah tangga sehingga sangat terbuka bagi siapa saja. Bagi sebagian kita yang tidak memiliki lahan yang cukup luas dan air yang melimpah mungkin akan merasa tidak mungkin menggeluti bisnis budidaya ikan  gurame ini. Dengan menggunakan kolam terpal hal tersebut dapat diatasi dan mungkin dilakukan.
Ikan Gurame memang memerlukan lahan dan air yang cukup agar dapat hidup dan berkembang dengan baik dan optimal. Dengan menggunakan kolam terpal pada lahan yang sempit dan investasi yang tidak mahal , kita bisa melakukan budidaya ikan gurame. Budidaya Ikan Gurame dengan Kolam terpal hanya membutuhkan sedikit air karena air sebagai tempat hidup berasal dari air sumur atau air PAM. Bisnis budidaya ikan gurame dapat dilakukan oleh siapa saja dan bisa dijadikan sebagai usaha sambilan bagi karyawan, mahasiswa atau orang yang sudah memiliki bisnis lain.
Karena prosesnya yang sederhana dan hanya memerlukan sedikit ketelatenan, selain itu budidaya ikan gurame pada kolam terpal bisa dijadikan sebagai hiburan. Memberi makan dan memandangi ikan guramie pada pagi dan sore menjadi kesenangan tersendiri bagi sebagian orang. Keunggulan lain budidaya ikan gurame pada kolam terpal adalah mempermudah memutus mata rantai penyakit pada ikan guramih. Kolam terpal bisa dikuras dan dikeringkan dengan mudah sewaktu-waktu, sehingga penyakit yang ada pada kolam dapat dihilangkan dengan lebih mudah.

Kebutuhan Budidaya Gurame Kolam Terpal

Kolam ikan gurame dengan Kolam terpal ini dapat dibuat fleksibel sesuai dengan lahan yang dimiliki dan bisa ditempatkan di mana saja. Bisa di pekarangan rumah, sawah atau tempat lain yang tersedia. Tentu saja kolam dengan ukuran kecil hanya mampu menampung ikan gurame dalam jumlah yang tidak banyak. Jika terlalu banyak ikan dalam kolam maka pertumbuhannya tidak bisa optimal bahkan mengalami kematian. Selain itu ukuran ikan gurame juga menjadi pertimbangan berapa jumlah ikan yang dipelihara dalam kolam. Untuk ukuran kolam 1m2 dengan kedalaman 90 cm kira-kira bisa diisi dengan 10 ekor gurame dengan berat 2.5 ons. Seiring dengan pertumbuhan ikan gurame tentu jumlahnya harus dikurangi. Jika tidak maka perlu penambahan filter air yang memadai, caranya adalah dengan mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke suatu sistem filter, setelah melalui filter air masuk kembali ke kolam.

Model pembuatan Kolam terpal sebagai tembat budidaya ikan gurame bisa dibuat dua jenis, yang pertama adalah dengan menggali tanah dengan kedalaman tertentu biasanya sekitar 90 cm, kemudian Terpal dipasang pada tanah galian tersebut. Cara Kedua adalah dengan memasang terpal pada permukaan tanah ( tidak menggali tanah), dengan bantuan rangka dari besi atau kayu ,terpal dirangkai menyerupai bak.
Cara pertama beban terpal tidak terlalu berat sewaktu diberi air, cara kedua memudahkan kita melakukan penggantian dan pembersihan kolam. Dengan selang kita bisa menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan mudah. Pada budi daya ikan gurame kolam terpal ini kotoran ikan gurame perlu dikeluarkan (shiftpond), agar kesehatan dan kebersihan air tetap terjaga.

Proses Budidaya Gurame Kolam Terpal

Setelah kolam terpal selesi dibuat langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan ikan gurame, akan tetapi sebelum ikan gurame dimasukkan perlu dipastikan terlebih dahulu kolam dalam kondisi bersih dari penyakit dan zat-zat berbahaya.  Terpal mengandung unsur kimia untuk pewarnaannya, maka sebelum dipasang perlu dicuci dan dibersihkan.
Untuk membunuh patogen kolam yang telah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Pastikan juga ikan guramih yang akan dibudidayakan tidak mengandung bibit penyakit. Jika ada gurameh yang terkena penyakit perlu dikarantina terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kolam.
Proses selanjutnya adalah memberi makan. Ikan gurame diberi makan 2 kali dalam sehari dengan pellet dengan kandungan protein 25% sampai dengan 30 %. Frekuensi pemberian makan lebih baik dalam frekuensi yang banyak tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frekuensi sedikit tetapi jumlahnya banyak. Selain Pelet makanan untuk ikan guramih bisa ditambahkan daun-daunan dan sayuran. Daun-daunan dan sayuran sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan gurame.
Pada budidaya ikan gurame dengan terpal ini perlu dihindari pemberian makanan yang berlebihan, jika ada makanan yang tersisa harus segera dibuang. Makanan ikan dan kotoran ikan yang ada di kolam mengandung zat amoniak yang dalam jumlah tertentu bersifat racun bagi gurameh. Selain memberi makan dengan jumlah dan frekuensi teratur hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas air.
Meski ikan gurame cukup tahan dengan air yang tidak baik tetapi air perlu dibersihkan dan diganti sebagian(30%) secara periodik. Biasanya penggantian dilakukan satu minggu sekali
dengan melakukan shift pond. Air disedot keluar dengan selang atau pompa, kotoran keluar melalui selang tersebut, kemudian diisi kembali dengan air baru. Lebih bagus lagi jika kolam diberi aerator atau filter untuk menambah kadar oksigen dan membersihkan kotoran secara otomatis.

Masa Panen Gurame

Masa panen adalah masa yang ditunggu pada budidaya ikan gurame ini. Ikan  gurame bisa dipanen sesuai dengan kebutuhan. Untuk tujuan pembenihan, gurame dapat dijual pada ukuran berapapun. Untuk ukuran tabur 2.5 ons dalam waktu sekitar 5 bulan bisa dipanen sebagai guramih konsumsi dengan berat 6 sampai 7 ons. Masa panen ini bisa dipersingkat lagi karena permintaan pasar cenderung menyukai gurame dengan ukuran 5 ons. Berat pada masa panen ini juga bisa meningkat dengan pemberian pakan yang baik dan frekuensi yang lebih sering serta kondisi air yang lebih baik. Melihat proses yang sederhana dan permintaan yang terus meningkat, menjadikan budidaya gurame pada kolam terpal menjadi peluang bisnis yang cukup layak untuk dicoba.